Engkau
Yang sesilam detak jantung lalu
Mengamuk senyala kobar
Mana garangmu
Yang membakar nyali
Menjadi peluh
Tetes menetes
Pada seliat tubuh membasah??
Kini merahmu legam
Barter dengan kelambu abu-abu
Gaduh dentum atas bentang atap jagad
Bangunkan jiwa yang lena
Atas mimpi maya
Tersentak
Membirit ruh setengah jasad
Aduuhhh
Jemuranku belum diangkat!!!
26 Des 2009
Sabtu, 20 Februari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)