Rabu, 25 Agustus 2010

Bening

saat di mana telah pergi angin mengembara sahara

tinggallah keheningan tanpa belaian sutra tak berupa

ketika telah sampai waktu berpulang ke tanah kelahiran

menjejaki rerumputan yang mengangguk menyambut kedatangan

rekatkan petak retina mu

rentang indramu

andai dekap utuh semesta

ini lah ketenangan

saat tak ada lagi kebisingan

ini lah hening

dalam jiwa-jiwa yang bening

Sabtu, 21 Agustus 2010

Sampan Renjana

menggunung tempa gundah ku paja

pada keheningan yang menjejaki hamparan dedaun kering

melodi klasik kaki langit mencipta senandung tarian kunang-kunang

bintang hilang dimamah awan
pada pucuk temaram

tik tak

sepertiga kepak sayap malaikat

muara telaga jiwa disinggah sampan renjana

didayung mahabbah jati

anggur mengambangkan purnama rupa mu

Tuhan telah menjadikan musim ini begitu indah

dengan rampai melati menghijab wujudmu di serindu malam persandingan