Kanda
Ini adalah lembaran terakhir dinda yang terkoyak
Tahukah dikau kanda
Rinjani kini menghalimun misteri perih
Di ujung bulan separuh itu
Dinda duduk bertopak dagu
Kanda
Adakah benang yang dikau rajut
Guna rekatkan koyakkan jiwa rana ku???
Sedang jarum lalu masih tertusuk di ulu
Ahh kanda
Dinda tunggu asy-syifamu
Minggu, 19 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar